SULAWESI BARAT — Sepanjang kariernya, Rida dikenal sebagai sosok birokrat yang vokal mendorong transisi energi. Ia berulang kali menegaskan bahwa energi baru terbarukan (EBT) tidak lagi bisa diposisikan sebagai pelengkap. "EBT harus menjadi energi utama, bukan sekadar energi alternatif," begitu salah satu pandangan yang kerap ia sampaikan di berbagai forum, sebuah sikap yang konsisten ia bawa sejak memimpin Direktorat Jenderal EBTKE pada 2013.
Karier Rida di lingkungan Kementerian ESDM dimulai dari lembaga penelitian minyak dan gas bumi (Lemigas). Lulusan Teknik Perminyakan ITB yang melanjutkan studi di University of London ini kemudian dipercaya memegang sejumlah posisi kunci. Sebelum menjadi Dirjen EBTKE, ia sempat menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama.
Setelah enam tahun memimpin sektor EBTKE, Rida dipercaya mengemban amanah baru sebagai Direktur Jenderal Ketenagalistrikan pada 2019. Puncak kariernya di birokrasi diraih pada 2022 ketika ia dilantik menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM. Ia juga sempat merangkap sebagai Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Mineral dan Batubara.
Pengalaman panjangnya di sektor hulu dan hilir energi membuat namanya masuk jajaran komisaris PT Pertamina (Persero). Rida resmi memasuki masa pensiun dan mengakhiri tugasnya sebagai pejabat aktif di Kementerian ESDM pada 2023.
Kepergian Rida meninggalkan duka mendalam di keluarga besar Kementerian ESDM. Ia dikenal sebagai sosok yang memahami persoalan energi secara utuh, dari hulu hingga hilir, sebuah kombinasi langka yang hanya dimiliki sedikit birokrat.
Kontribusinya dalam merumuskan kebijakan ketenagalistrikan dan pengembangan EBT diyakini telah meletakkan fondasi bagi program-program transisi energi yang berjalan saat ini. Lebih dari tiga dekade pengabdiannya membuatnya terlibat langsung dalam berbagai fase penting pembangunan infrastruktur energi Indonesia, mulai dari elektrifikasi hingga upaya menekan emisi karbon.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai rencana pemakaman almarhum. Namun, namanya akan terus dikenang sebagai salah satu arsitek kebijakan energi yang meletakkan dasar bagi transformasi sektor kelistrikan dan energi terbarukan di Indonesia.