SULAWESI BARAT — Glodok, Jakarta Barat, menyimpan delapan tempat kopi yang layak masuk daftar kunjungan akhir pekan bersama keluarga. Pilihannya beragam, dari kafe tersembunyi yang tenang sampai kedai legendaris yang sudah puluhan tahun melayani penikmat kopi.
Kawasan Chinatown Jakarta ini memang dikenal sebagai surga kuliner, tapi sisi kopinya sering luput dari perhatian. Padahal, di sela jalan-jalan mencari jajanan tradisional, ibu bisa mampir ke kedai yang suasananya nyaman untuk sekadar duduk santai bersama anak dan pasangan.
Berikut delapan rekomendasi tempat kopi di Glodok yang bisa jadi tujuan berikutnya, lengkap dengan kisaran harga dan alamatnya.
Kafe ini hanya melayani pengunjung di akhir pekan, yakni Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, dari pukul 09.00 sampai 18.00 WIB. Area semi-outdoor-nya punya teras menghadap jalan dan halaman belakang yang lebih tenang untuk mengobrol.
Selama menunggu, ibu bisa membaca koleksi buku tentang seni, desain, serta sejarah dan budaya Tionghoa-Indonesia yang tersedia di tempat. Harga menu mulai Rp25.000, beralamat di Jl. Kemenangan III No.78, Glodok, Taman Sari.
Buat yang datang membawa anak, artisan bakery ini bisa jadi pilihan ringan. Produknya dibuat dalam jumlah terbatas dengan keterampilan tangan, mencakup aneka pastry dan roti yang bisa langsung dicoba.
Harga menu mulai Rp23.000. Lokasinya di Jl. Pancoran V No.31, Glodok, Taman Sari.
Konsep kopitiam modern dengan suasana kasual membuat tempat ini nyaman untuk nongkrong santai. Pilihan minumannya cukup lengkap: kopi susu gula aren, Vietnam drip, kopi tubruk, sampai V60.
Untuk teman ngopi, tersedia daifuku mochi, aneka dessert, hingga hidangan utama seperti ayam kampung goreng. Harga menu mulai Rp15.000, berlokasi di Jl. Pasar Glodok Barat No. 58A.
Desainnya bernuansa Tionghoa tempo dulu, dengan Turkish Coffee sebagai salah satu sajian andalan yang memberi pengalaman berbeda bagi pencinta kopi. Menu kopinya mencakup kopi hitam, kopi kental manis, kopi susu, kopi Pantjoran, dan butter coffee.
Ada pula roti kukus kaya, roti panggang, dan pisang panggang untuk menemani. Harga menu mulai Rp20.000, beralamat di Jl. Kemenangan Raya No.58B.
Cabang kedua toko kue legendaris asal Jelambar ini hadir dengan konsep patiseri modern di Pancoran Chinatown Point. Cita rasa lokal dipadukan dengan suasana kafe yang lebih estetik.
Menunya meliputi bika ambon, roti, pastry, sampai makanan berat, ditambah pilihan kopi dan non-kopi. Harga menu mulai Rp10.000, berada di selasar selatan Mall Pancoran Chinatown Point, Jl. Pancoran No.42, Pinangsia.
Kedai ini sudah buka sejak pagi, cocok untuk sarapan atau menikmati kopi sebelum menyusuri kawasan Glodok. Pilihannya ada kopi hitam es, kopi susu es, kopi hitam panas, dan kopi susu panas.
Racikannya memakai perpaduan bubuk Robusta dan Arabika dengan kental manis. Harga menu mulai Rp25.000, berlokasi di Jl. Pintu Besar Selatan III No. 4–6, Pinangsia.
Pilihan kopinya luas, dari espresso, Americano, cappuccino, latte, Spanish latte, salted caramel macchiato, sampai cold brew. Bagi pencinta kopi lokal, tersedia kopi tubruk dan kopi Toraja yang diseduh dengan metode V60.
Kalau anak ikut dan mulai lapar, ada nasi goreng, mi laksa, dan oat pancake. Harga menu mulai Rp25.000, beralamat di Jl. Kemurnian IV No.18, Glodok, Taman Sari.
Di sini ibu bisa membeli beragam biji kopi lokal yang dipajang dalam stoples besar dan transparan. Pilihannya antara lain Aceh Ulee Kareng dan Luwak Sidikalang, tinggal disesuaikan dengan selera di rumah.
Pengunjung juga bisa menikmati kopi langsung di tempat, seperti kopi tubruk, kopi susu, tubruk premium dari Mandailing, Papua, Lintong, dan Flores Bajawa, hingga kopi luwak.
Perhatikan jam buka sebelum berangkat, karena beberapa kafe seperti MET Glodok hanya melayani di akhir pekan. Kalau membawa anak, pilih tempat dengan area semi-outdoor atau halaman agar si kecil tidak mudah bosan.
Untuk urusan parkir, kawasan Glodok cukup padat di jam makan siang dan sore. Datang lebih pagi memberi lebih banyak pilihan tempat duduk sekaligus suasana yang lebih tenang.
Delapan tempat ini menunjukkan bahwa Glodok bukan cuma soal jajanan pasar. Sesekali, ajak keluarga duduk sejenak di salah satu kedainya sambil menikmati secangkir kopi dan cerita akhir pekan.