Umbi Kimpul untuk Cegah Lonjakan Gula Darah, Begini Cara Olahnya yang Praktis

Penulis: Yasir  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:23:31 WIB
Umbi kimpul tengah dilirik sebagai pangan lokal pengganti nasi karena kandungan karbohidrat kompleksnya yang dicerna bertahap.

SULAWESI BARATDi tengah mahalnya harga beras dan meningkatnya kesadaran akan pola makan sehat, banyak ibu muda mulai melirik kembali pangan lokal. Salah satu yang kini naik daun adalah umbi kimpul, berkat promosi aktif dari Ibu Tin, sosok kreator konten asal Bantul, DI Yogyakarta, yang akrab disapa 'Ibu Kimpul' di media sosial.

Berbeda dengan umbi lain yang panennya musiman, kimpul memiliki keunggulan vegetatif yang signifikan. Ibu Tin menjelaskan bahwa tanaman ini bisa dipanen sepanjang tahun tanpa tergantung musim kemarau atau penghujan, menjadikannya sumber karbohidrat alternatif yang sangat andal.

Kenapa Kimpul Baik untuk Menahan Gula Darah?

Alasan utama kimpul direkomendasikan sebagai makanan pokok pengganti adalah profil karbohidratnya yang unik. Kandungan karbohidrat kompleks di dalamnya dicerna tubuh secara bertahap, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara mendadak setelah makan.

Efek cerna yang lambat ini juga memberikan rasa kenyang yang bertahan lebih lama. Bagi ibu yang sedang menjaga berat badan atau mengontrol asupan harian, kimpul bisa menjadi pilihan menu yang mengenyangkan tanpa khawatir gula darah cepat naik.

Ibu Tin sendiri mengaku telah merasakan manfaat ini secara langsung. Ia menegaskan bahwa hingga kini, tidak ada efek samping yang ia rasakan setelah rutin mengonsumsi umbi kimpul sebagai bagian dari menu masakannya.

Cara Memasak Kimpul Tanpa Perlakuan Khusus

Salah satu kekhawatiran umum saat mengolah umbi-umbian adalah proses perendaman untuk menghilangkan getah atau racun. Namun, menurut Ibu Tin, kimpul yang dijual di pasaran dan aman dikonsumsi tidak memerlukan teknik rumit seperti itu.

"Sebenarnya kalau kimpul yang dijual dan aman dikonsumsi di pasaran itu tidak ada cara khusus untuk mengolahnya, sejauh ini aman," jelas wanita asal Bantul tersebut. Ini kabar baik bagi ibu muda yang ingin mencoba variasi menu tanpa repot.

Kimpul bisa diolah dengan cara sederhana seperti direbus, dikukus, atau dijadikan campuran sayur. Kepraktisan ini menjadikannya alternatif menarik untuk menggantikan nasi atau kentang di menu harian.

Mengapa Pangan Lokal Ini Layak Dilirik?

Mengangkat kembali pangan lokal seperti kimpul bukan sekadar tren, melainkan langkah nyata dalam diversifikasi pangan. Dengan masa panen yang tidak bergantung musim, ketersediaannya lebih stabil dibanding umbi lain yang hanya ada di musim kemarau.

Selain itu, mendukung produk lokal berarti membantu perekonomian petani kecil di sekitar kita. Dengan mengonsumsi kimpul, kita turut serta dalam gerakan mandiri pangan yang dimulai dari dapur sendiri.

Bagi yang ingin memulai, kimpul bisa dijadikan camilan rebus untuk anak atau campuran sup keluarga. Pastikan membeli dari penjual terpercaya dan mencuci bersih sebelum diolah untuk hasil terbaik.

Reporter: Yasir
Sumber: haibunda.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top